Traveling ke Candi Selogriyo

Perjalanan ke Candi Selogriyo

Liburan kali ini aku traveling ke Candi Selogriyo berdua dengan teman ku. Meeting point kami di Candi Borobudur jam 13:00 waktu itu. Kami memutuskan untuk pergi ke Candi Selogriyo karena aku belum pernah kesana dan sudah lama penasaran dengan keberadaan Candi itu. Yang katanya Candi tersembunyi keberadaannya, yang katanya bagus dan unik. Aku yakin memutuskan kesana karena aku akan membuktikan yang mereka katakan itu. Panas terik pun tetap kami lalui, jalan terjal dan liku liku kami lewati. Sekitar 1 jam jarak tempuh kami sampai di lokasi wisata Candi Selogriyo.

Untuk menuju lokasi wisata kami harus melewati rumah rumah warga. Setelah itu baru kami sampai di loket. Dari loket kami pun masih harus menempuh jarak 1,5 km lagi untuk sampai ke gapura masuk Candi Selogriyo. Jalan yang dilalui untuk sampai ke gerbang masuk Candi Selogriyo sangatlah menantang dan memicu adrenaline jika mengendarai sepeda motor. Hanya jalan setapak yang dipaving dengan pemandangan di sisi kanan dan kiri serta jurang dan sawah.

Gapura masuk lokasi Candi Selogriyo

Sekitar 15 menit sampailah kami di perkiran gerbang masuk Candi Selogriyo. Kami harus menaiki tangga untuk sampai ke Candi Selogriyo. Perjalanan yang sangat menyenangkan dan juga lelah. Dan apa yang terjadi, kami pun terkejut melihatnya, disana tak tampak bangunan Candi Selogriyo. Namun hanyalah puing puing batu candi yang ada di sekeliling lokasi itu. Dan ternyata setelah kami tanya kepada penjaga disana Candi Selogriyo sedang dalam proses pemugaran/ perbaikan. Yang disebabkan karena Candi Selogriyo mengalami kemiringan akibat tanah yang terkikis dan miring. Ada sedikit rasa kecewa yang kami rasakan, kami tidak bisa menemui bangunan Candi Selogriyo yang katanya indah, unik dan tersembunyi. Namun hanya sebuah tulisan tentang Candi Selogriyo dan juga cerita perjalanan menuju ke wisata Candi Selogriyo yang kami peroleh.

Spot foto baru di Wisata Candi Selogriyo

Tapi ada yang baru juga di lokasi wisata ini. Ditengah perjalanan menuju gapura Candi Selogriyo kami menemukan sebuah spot foto yang bagus. Disana kita bisa berfoto dan selfie dengan berlatar belakang pemandangan, pegunungan dan juga hamparan sawah yang luas membentang.

Sekilas tentang Candi Selogriyo

Candi Selogriyo merupakan candi yang bernafaskan agama Hindu. Candi ini dikenal dengan keberadaannya yang tersembunyi. Candi yang berada di lereng Gunung Sumbing. Candi Selogriyo diperkirakan dibangun pada abad ke – 9 M, pada masa Kerajaan Mataram kuno. Candi ini ditemukan pertama kali pada tahun 1835 oleh Hartmann, Residen Magelang pada masa penjajahan Belanda. Candi Selogriyo memiliki relung relung ditiap sisi badan Candi, yakni sisi utara yang terdapat arca Durga Mahisasuramardini, sisi barat yang terdapat arca Ganesa, sisi selatan yang terdapat arca Rsi Agastya dan di sisi timur terdapat dua relung dikanan dan kiri terdapat arca Nandishwara dan Mahakala.

Sumber : Tulisan tentang Candi Selogriyo (Direktorat Jenderal Kebudayaan Balai Pelestarian Cagar Budaya Jateng.

 

Lokasi Candi Selogriyo

Candi Selogriyo terletak di Dusun Campurejo, Desa Kembangkuning, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Fasilitas dan Harga Tiket Masuk Candi Selogriyo

Toilet

Fasilitas yang ada ialah Toilet dan juga tempat parkir di dekat gapura masuk lokasi Candi Selogriyo.

Harga Tiket Masuk Candi Selogriyo ialah Rp. 3000;-

Harga Tiket Parkir Kendaraan roda 2 ialah Rp. 2000,-

Untuk jam operasional wisata ini ialah jam 08:00 ampai 16:00

Rute Menuju Wisata Candi Selogriyo

Rute terdekat ialah melalui jalur Magelang – Bandongan, sesampai di pertigaan Pasar Bandongan ambil arah kiri kemudian ke kanan ambil arah Kecamatan Windusari. Kemudian ikuti jalan terus sampai menemukan plang Wisata Candi Selogriyo yang berada di kanan jalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *