Puncak Andong dan Nostalgia Masa Depan bersama LAPALOMA & MTnA

Kali ini kami akan berbagi cerita dan pengalaman perjalanan mendaki puncak Andong. Andong merupakan gunung yang tidak terlalu tinggi, namun sangat menawarkan sejuta pesona yang gak kalah bagusnya dengan puncak gunung yang lain dan juga merupakan gunung yang unik banyak kalangan dan hampir semua bisa sampai puncak tersebut. Gunung Andong ini mempunyai ketinggian 1726 mdpl, dari atas puncak kita dapat melihat indahnya Merbabu, Merapi, Sindoro, Sumbing, Ungaran dan Telomoyo. Gunung Andong terletak di antara Ngablak dan Tlogorjo, Grabag, Magelang, Jawa Tengah.

Yuuk langsung saja simak perjalanan saya bersama teman Lapaloma dan MTnA. Kami yang dari Jakarta mulai perjalanan hari jumat malam naik kereta dari stasiun Pasar Senen. Kami semua yang dari Jogja maupun Jakarta di hari sabtu pagi meet up di rumah Mas Fandi, karena kami semua akan berangkat bersama sama dari sana menuju Puncak Andong. Namun kalau saya berangkat sendiri tidak bersama dengan teman teman yang dari Jakarta karena saya harus kuliah terlebih dahulu. Dan saya pun berangkat jam 23:00 dari stasiun Pasar Senen menuju stasiun Semarang Poncol karena kehabisan tiket yang langsung turun di Jogja jadi harus transit Semarang dahulu. Dari stasiun Semarang saya naik gojek ke Joglosemar Travel untuk pesan tiket bus menuju Jogja. Jam 7:30 bus berangkat ke Jogja. Kalau teman teman yang lain sudah langsung menuju rumah Mas Fandi. Sambil menunggu teman yang belum datang mereka bersantai, ngobrol, tidur dan juga ada yang repacking.

Sekitar jam 12 an saya sampai di rumah Mas Fandi. Saya pun sempat istirahat sebentar sambil mereka ada yang mandi dan juga makan makan. Setelah semuanya beres kami semua siap siap berangkat menuju basecamp Andong. Kami juga menyempatkan untuk berkunjung terlebih dahulu ke makan salah satu teman LAPALOMA yang sudah meninggalkan kami, kami bersama sama mendoakannya dan pamitan. Kami berangkat dengan naik motor dan berangkat bersama sama namun di bagi menjadi 2 kloter. Dan tak lupa juga sebelum berangkat kami berdoa dahulu kemudian narsis bareng.

Kloter 1 pun cuss melakukan perjalanan, sedangkan yang kloter 2 masih nunggu teman yang lain. Dalam perjalanan menuju basecamp Andong kami disambut dengan hujan yang cukup lebat. Karena kami sudah bersahabat dengan alam, kami pun hanya singgah sebentar untuk memakai jas hujan dan kami pun tetap lanjut perjalanan, hujan badai pun kai terjang dan lalui. Akhirnya sore hampir maghrib kami semua sampailah di basecamp Andong. Kami pun langsung beristirahat, maan dan juga ada yang sholat Maghrib sambil menunggu yang kloter 2. Sekitar jam setengah 7 kami semua siap siap untuk mendaki. Sebelum berangkat mendaki kami memulainya dengan doa bersama terlebih dahulu. Kami dibagi untuk yang membawa tenda dan perlengkapannya jalan di depan dan untuk yang backup di belakang. Dalam perjalanan pun kami terpisah, ada team yang bener benerterakhir yah salah satunya saya sendiri. hehe . Karena ada teman kami yang kurang fit. Untuk team yang sudah sampai duluan mereka segera mendirikn tenda. Tak lama kemudian kami team yang akhir sampailah di puncak, kemudian langsung membantu mendirikan tenda. Setelah semuanya beres kami semua masuk ke tenda masing masih untuk istirahat. Namun beda dengan saya, malah di ajak salah satu teman untuk ke warung. Kami disana ngeteh, ngobrol, ya pokoknya menghangatkan diri.

Setelah lama kami disitu, kemudian kami bersama sama menuju tenda untuk membakar ayam yang sudah di bawa dari bawah. Ayam bakar sebagai menu makan malam. Ada beberapa teman yang menyiapkan nasi dan tempat buat makan dan ada yang sibuk ngipasin ayam. Setelah semuanya beres, salah satu teman membangunkan teman teman yang sudah tidur untuk di ajak makan bersama.

14882119_1322284574470424_7453524457186563778_o
Bersama sama kami membkar ayam sambil menghangatkan badan.

Setelah selesai makan kami pun segera kembali ke tenda masing masing untuk istirahat malam. Namun lain dengan saya, bukannya tidur tapi malah jalan jalan sambil membekukan moment malam hari. (Tapi juga karena kalo mau tidur gak punya sb dan takut kedinginan) hehe. Namun tak lama kemudia saya akhirnya masuk tenda dan tidur juga ndesak kedua teman saya. Tapi tak lama ada seseorang yang ngasih saya sb dan kemudian saya langsung masuk sb dan langsung tidur dengan nyenyak. Dan alhasil saya paginya bangun kesiangan jadi gak bisa mengabadikan moment sunrise. Sunrise yang indah dipagi hari sayang banget dilewatkan. Dan ini salah satu hasil jepretan teman saya yang sempat mengabadikan sunrise di Puncak Andong.

dsc_0397
Menunggu Pagi. Photo by : Ma Supri

Pagi itu kami semua mencar sendiri sendiri untuk mencari spot foto yang bagus untuk mengabadikan moment. Ya apalagi termasuk saya yang suka narsis ini. Namun ada juga teman yang mungkin gak suka narsis mereka membakar ayam untuk sarapan pagi. Kemudian kami bersama sama makan pagi.

DSC_0062.JPG

Setelah itu kami pun semua packing masing masing dan membongka tenda, persiapan untuk turun ke basecamp. Sebelum turun tak lupa kami narsis bersama untuk mengabadikan moment.

14918857_1322262777805937_2688558577312376707_o.jpg

14884491_1322260867806128_2816537512302212201_o.jpg

Setelah puas foto foto kami semua berkumpul untuk berdoa bersama sebelum melakukan perjalanan turun. Kami cuss turun sekitar jam 9. Kami turun berama sama dengan pendaki lain juga suasana saat itu sangat ramai banyak pendaki lainnya juga.

Perjalanan yang sangat menyenangkan, penuh dengan canda, tawa, permainan, perlombaan, dan keseruan bersama. Hal itulah yang membuat kami tidak merasa lelah dan tak terasa cepat sekali kami sudah hampir samai basecamp lagi. Hanya seitar 1 jam setengah kami menuruni gunung itu.

Kami pun berhenti sebentar untuk berfoto bersama di gapura Gunung Andong.

14976470_1322263541139194_2132894022192277796_o.jpg

Kemudian kami pun melanjutkan perjalanan menuju basecamp. Ternyata setelah sampai basecamp, basecamp pun sudah penuh dengan pendaki lain yang sudah sampai duluan. Akhirnya kami pun beristirahat di luar. Setelah beberapa lama kemudian setelah rasa capek dan keringat berkurang kami langsung segera meninggalkan basecamp untuk kembali ke rumah Mas Fandi. Kami menuju Jogja melewati jalur Kopeng – Ketep – Muntilan – Jogja. Kami yang dari Jakarta ada yang berangkat kereta jam 3 dan juga jam 5. Setelah sampai di rumah Mas Fandi kami yang akan melanjutkan perjalanan ke Jakarta segera mandi dan makan, serta repacking.  Sekitar jam 4 kami berpamitan dan menuju ke stasiun Lempuyangan. Dan tak disangka dan tak terduga ada 1 teman kami yang ketinggalan kereta karena salah informasi jam keberangkatan kereta. Akhirnya kami berusaha membantu teman kami untuk mencari tiket lagi namun sudah gak ada dan akhirnya dia naik bus. Jam setengah 5 saya dan teman saya berpamitan dengan tean teman yang lain dan masuk ke stasiun. Tak di duga ternyata kereta kami telat datang, dan akhirnya baru jam 17:45 kereta datang dan saya pun beranjak meninggalakan Jogja dan kenangannya menuju Jakarta.

Bye Jogja I will always miss you..

Salam Explorer

Veronika

 

 

 

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *